Diana Ankudinova dan Penyertaan Tuhan
Sekilas, suaranya mirip pria. rendah, gelap, dan penuh tenaga. Padahal, suara tersebut berasal dari Diana Ankudinova, penyanyi muda asal Rusia yang dikenal memiliki karakter vokal contralto, jenis suara perempuan yang tergolong langka.
Di balik bakatnya, ada perjalanan hidup yang tragis. Sejak kecil, Diana menghadapi kekerasan dalam keluarga hingga akhirnya tinggal di panti asuhan. Hidupnya berubah setelah diadopsi oleh Irina Ponik. Bernyanyi bukanlah impian masa kecilnya karena ia mulai belajar vokal sebagai bagian dari terapi untuk mengatasi gangguan bicara.
Jalan menuju dunia musik tidak langsung mulus. Saat mengikuti The Voice Kids Rusia, tidak satu pun juri memberikan kesempatan. Penolakan itu sempat menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan penggemarnya.
Diana kemudian mengikuti kompetisi You Are Super! dan berhasil menjadi juara. Sejak saat itu, namanya mulai dikenal luas.
Penampilannya menyebar ke berbagai platform digital, ditonton puluhan jutaan orang, dan memancing reaksi dari pelatih vokal, musisi, hingga penyanyi profesional yang dibuat penasaran oleh warna suaranya yang begitu khas.
Lagu-lagu seperti Wicked Game, Rechenka, Dernière Danse, dan Can't Help Falling in Love menjadi pintu masuk bagi banyak orang untuk mengenal sosoknya.
Kisah Diana Ankudinova menunjukkan bahwa bakat tidak selalu langsung mendapat pengakuan. Seringkali sebuah penolakan adalah awal dari perjalanan yang membawa seseorang dikenal oleh dunia.
| Editor | : | nbt |
