Kontemporerian

Stories
  • Kalau di Sumatra Blackout Puluhan Jam, Kami, di Madura Pernah Gelap Dua Bulan!

    Byarpet... byarpet... byarpet. Lampu neon yang menerangi ruang tamu tiba-tiba padam. Musyarofah dan ibunya yang tengah asyik menonton sinetron Tersanjung pada Jumat petang di tahun 1999, hanya bisa saling pandang. Dalam benak mereka, ini hanyalah interupsi sesaat. Sebentar lagi Lulu Tobing akan kembali menyapa layar kaca. Byar... lampu sempat menyala seketika. Nam...
    Kamis, 9 Jul 2026
  • Kita Memang Dipaksa untuk Terus Bodoh

    Membaca novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar setebal lebih dari 300 halaman serasa bercermin dengan situasi terkini di Tanah Air. Meski kisah ini cuma fiksi, tapi muatannya mengeduk jeritan hati masyarakat di sejumlah daerah yang terpaksa diam dibuat kalah. Selama ratusan tahun, pulau seluas 18.000 hektare (ha) dijaga kesakralan bentang alamnya oleh nenek moyang sert...
    Jumat, 3 Jul 2026
  • Uang Lima Puluh Ribu di Kantong "Karjimut" (Karyawan Gaji Imut)

    Selembar uang Rp 50.000 serasa tak berarti untuk hidup sehari di ibu kota bernama Jakarta. Kelompok karyawan gaji imut atau "karjimut" mesti pandai-pandai mengatur rasa cukup dengan selembar logam mulia versi kertas berwarna biru muda itu. Dulu, saat memori masa kecil masih segar, mendapat uang saku atau sangu dari paman sebesar Rp 50.000 terasa amat wah. Uang itu...
    Kamis, 2 Jul 2026
  • Bukan Literasi Kita yang Rendah, Tapi Aksesnya yang Mahal

    Di sudut kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (28/6) pagi, sejumlah warga tampak larut dalam keheningan yang khusyuk. Di tengah keriuhan pesta HUT ke-499 DKI Jakarta, jemari mereka tak lepas dari lembaran buku. Tepat di trotoar depan Institute Francais Indonesia (IFI), dua remaja putri duduk bersila santai, menikmati lembar demi lembar bacaan di tangan mereka. Ta...
    Selasa, 30 Jun 2026
Contact
Komplek Royal, Blok A, Jl. Raya No.1, Jakarta, 12430