Starbucks terus melebarkan sayapnya di China. Kedai kopi asal Amerika Serikat itu bahkan berencana membuka enam ribu gerai hingga tahun 2022.

China memang menjadi negara dengan pasar terbesar kedua bagi Starbucks. Dan dengan pembukaan enam ribu gerai baru China memprediksi penjualan di sana akan melebihi penjualan di AS.

Menariknya, pembukaan cabang itu akan dilakukan setiap 15 jam sekali hingga tahun 2022. Untuk tahun 2021, Starbucks menargetkan sudah punya lima ribu gerai di China.

Ekspansi besar-besaran Starbucks tak lepas dari kesepakatan yang mereka capai dengan Nestle beberapa waktu lalu. Ya, Nestle sepakat memberikan Starbucks dana segar sebesar 7,2 miliar dolar AS dengan timbal balik, Nestle bisa menjual produk kopi Starbucks di supermarket, katering dan restoran.

Selain itu kerjasama Nestle dan Starbucks juga akan meliputi penelitian pada kopi dan juga dukungan pada perkebunannya.

Facebook Comments